S.Pd, bukan dr bukan pula S.Psi, bukan juga S.Si dr ITB atau IPB atau UI., tapi hanyalah S.Pd
Itulah tiga kata yang kini menempel pada ujung namaku. Semburat haru menyeruak di dalam dadaku, bilur air mata mulai menjejali mata.
Entah apa yang daku perjuangkan dahulu kala...
agar tiga kata ini bersanding di ujung namaku ini kah?, atau untuk selembar ijazah?atau demi ayah dan ibuku menyaksikanku memakai toga? atau juga demi dosen pembimbingku yang sangat sabar dan baik dalam membimbing aku? atau agar jangan sampai aku diwisuda bareng adikku (yang satu tingkat berada dibawahku)? atau demi kehormatan orang tuaku di hadapan keluarga besar? atau unntuk peningkatan gaji pokok karena gelar di tempat kerjaku? atau agar aku konsen mengurus anak-anak didikku?atau agar aku tidak depresi dan loncat dari lantai delapan menara gedung mipa tempatku dahulu kuliah?
Heyy aku masih beriman... yang terakhir tidak akan pernah aku lakukan.
Jauh dari semua itu aku hanya mencoba menunaikan amanah yang Alloh Rabbku embankan padaku. Ya... untuk apalagi? jika bukan karenaNya, daku kini sudah terbaring di -syukur2 di RS atau setingkat lebih parah berakhir di RSJ atau lebih parahnya di alam kubur- (akibat daripada derita menanggung beban gelar sarjana yang tak kunjung jadi).
Alhamdulillah wa syukurillah...Rabbku tidak pernah meninggalkan aku, Dia selalu menemaniku di dalam dukaku maupun sukaku, di dalam yakinku maupun bingungku, di saat mudahku maupun sulitku, di saat sehatku juga sakitku, di kala warasku lagi stressku.... disemua keadaan Alloh melihatku dan mendampingiku...
berjuta permohonan ampun kupinntakan padaMu dan berjuta syukur kukirim hanya padaMu
Alloh Robbul Alamin ...the one and only reason ...yang membuatku berhasil menyematkan tiga kata itu diujung namaku....
Ya Alloh... pintaku padaMu...tetapkanlah hatiku untuk tetap teguh berada di jalanmu yang lurus
berilah hamba keselamatan lagi kebahagiaan di dunia dan akhirat
Ridhoilah hamba dan pertemukanlah hamba dengan Mu di akhirat kelak....
Jauhkanlah hamba dari azabMu yang maha pedih
Lindungilah hamba dari nerakaMu
Masukkanlah hamba ke dalam syurgaMu
sesungguhnya hanya kepadaMu hamba meminta dan berharap
hanya kepadaMu hamba memohon ampunan
Tulisan seorang yang accidentally multatelented tentang sekelumit hal yang berkejaran di layar otak
Jumat, 12 Agustus 2011
Jumat, 11 Februari 2011
deziasoncreation: notes:guru baru
deziasoncreation: notes:guru baru: "Add caption
Ketika aku mengajar biologi tentang pewarisan sifat hukum Mendell. Jika gen yang dominan bertemu gen resesif maka si..."
Ketika aku mengajar biologi tentang pewarisan sifat hukum Mendell. Jika gen yang dominan bertemu gen resesif maka si..."
Senin, 07 Februari 2011
jenis-jenis pertanyaan
Keterampilan bertanya merupakan keterampilan dalam membuat pertanyaan baik dalam bentuk lisan maupun tulisan. keterampilan ini merupakan keterampilan hidup yang penting serta merupakan pembelajaran utama dan juga termasuk keterampilan berpikir. (Bond, Trevor : 2006 )
Terdapat beberapa kategori-kategori pertanyaan yang menunjukan jenis pertanyaan yang diungkapkan termasuk pada jenis kategori pertanyaan tertentu. Berikut merupakan jenis-jenis pengklasifikasian pertanyaan :
1. Taksonomi Bloom
Salah satu bentuk pengklasifikasian pertanyaan yang sudah tidak asing lagi yaitu pengklasifikasian pertanyaan yang dilakukan oleh Benjamin Bloom atau yang lebih sering disebut taksonomi Bloom.
Benjamin Bloom membuat taksonomi ini untuk mengkategorikan tingkat abstraksi pertanyaan yang sering terjadi di lingkungan pendidikan. Taksonomi ini menyediakan struktur yang berguna untuk mengkategorikan pertanyaan yang bersifat menguji atau berupa tes. (Wenning : 2006 )
Tabel 2.1
Pengklasifikasian Pertanyaan berdasarkan Taksonomi Bloom
| Kompetensi | Kemampuan yang Ditunjukan (Skills Demonstrated) |
| Pengetahuan | a. Observasi dan mengingat informasi b. Pengetahuan tentang tanggal, peristiwa, tempat c. Pengetahuan tentang ide-ide utama d. Penguasaan materi pelajaran e. Pertanyaan Isyarat: f. Mendaftar (list), mendefinisikan, mengatakan, mendeskripsikan, mengidentifikasi, menunjukkan, menamai (label), mengumpulkan, memeriksa, tabulasi, kutipan, nama, siapa, kapan, di mana, dll |
| Pemahaman | a. Pemahaman informasi b. Menangkap makna c. Menerjemahkan pengetahuan ke dalam konteks baru d. Menafsirkan fakta, membandingkan, kontras e. Meminta, mengelompokkan, menyimpulkan penyebab sesuatu f. Memprediksi konsekuensi g. Isyarat Pertanyaan: h. Meringkas, menjelaskan, menafsirkan, kontras, memprediksi, asosiasi, membedakan, memperkirakan, membedakan, mendiskusikan, memperpanjang |
| Aplikasi | a. Menggunakan informasi b. Menggunakan metode, konsep, teori-teori dalam situasi baru c. Memecahkan masalah dengan menggunakan keterampilan atau pengetahuan yang diperlukan. d. Isyarat Pertanyaan: e. Menggunakan, menunjukkan, menghitung, melengkapi, mengilustrasikan, menunjukkan, memecahkan, memeriksa, memodifikasi, mengkaitkan, mengubah, mengklasifikasikan, eksperimen, menemukan |
| Analisis | a. Melihat pola b. Mengorganisir bagian-bagian c. Mengungkapkan makna tersembunyi d. Identifikasi komponen e. Isyarat Pertanyaan: f. Menganalisis, memisahkan, mengurutkan, menjelaskan, menghubungkan, mengelompokkan, mengatur, membagi, membandingkan, memilih, menjelaskan, mengambil kesimpulan |
| Sintesis | a. Menggunakan ide-ide lama untuk menciptakan yang baru b. Generalisasi dari fakta-fakta yang diberikan c. Menghubungkan pengetahuan dari beberapa area d. Memprediksi, menarik kesimpulan e. Isyarat Pertanyaan: f. Mengkombinasikan, mengintegrasikan, memodifikasi, menyusun kembali, pengganti, merencanakan, membuat, mendesain, menemukan, bagaimana jika?, menulis, merumuskan, menyiapkan, generalisasi, menulis ulang |
| Evaluasi | a. Membandingkan dan membedakan antara ide-ide yang dimunculkan b. Menilai (assess) nilai teori, presentasi c. Membuat pilihan berdasarkan argumen yang beralasan d. Memverifikasi nilai bukti e. Mengakui subjektivitas f. Isyarat Pertanyaan : g. Menilai, memutuskan, membuat peringkat, membuat kelas (grade), membuat tes, mengukur, merekomendasikan, meyakinkan, membuat pilihan, memutuskan(judge), menjelaskan, membedakan, memberikan dukungan (support), menyimpulkan, membandingkan, meringkas |
2. Jenis Pertanyaan Rhodhes Typology
Berikut merupakan bentuk pertanyaan yang telah dikategorikan berdasarkan Rhodes Typology:
a. Pertanyaan yang diarahkan pada isi
Rhodes mengelompokkan beberapa pertanyaan yang berorientasi untuk memperoleh informasi tentang materi pelajaran, seperti yang dipaparkan pada tabel 2.2.
Tabel 2.2
Pertanyaan Rhodhes Typology
| No. | Kategori Pertanyaan | Subkategori Pertanyaan | Contoh pertanyaan |
| 1. | Pertanyaan Informasional Penanya bermaksud untuk mencari informasi berdasarkan fakta atau keadaan tertentu melalui pengamatan atau percobaan yang dilakukan | Deskriptif | · Apa itu? · Termasuk jenis apakah itu? · Mana? · Kapan? · Siapa ini? |
| Oprasional | · Bagaimana cara kerjanya? · Apa gunanya? | ||
| 2. | Pertanyaan Interperatif Penannya berusaha untuk memperoleh makna dari sebuah kesimpulan atau pengamatan. | Konseptual | · Apa artinya itu? · Apakah hal itu dapat dijadikan arti? |
| Otoritas terkait | · Apa yang anda maksud dengan itu? · Apa yang bisa anda maksudkan dengan itu? | ||
| 3. | Pertanyaan Eksplanatori Penanya mencari klarifikasi untuk untuk membuat suatu hal menjadi lebih dipahami. | Penyebab (Causal ) | · Mengapa bekerja seperti itu? · Apa alasan untuk hal itu? |
| Teleological | · Mengapa dia melakukan hal itu? · Apa tujuan hal itu? | ||
| Historical | · Bagaimana hal itu terjadi? | ||
| 4. | Pertanyaan Prosedural Penanya mencari kejelasan atau klarifikasi dari suatu proses yang berlangsung. | Metodologi | · Apa yang dilakukan? · Apa yang dapat dilakukan? |
| Teknis | · Bagaimana itu dilakukan? · Apakah itu dilakukan dengan cara yang seperti ini? | ||
| 5. | Pertanyaan Relasional Penanya mencari kaitan antara berbagi elemen. | Prioritas | · Mana yang paling penting? · Apakah ini lebih penting? |
| Temporal/ Spasial | · Manakah yang paling besar? · Mana yang lebih dulu? | ||
| Komparatif | · Bagaimana membandingkan ini? · Bagaimana kontras ini? | ||
| 6. | Pertanyaan Verivikasional Penanya mencoba untuk mengkonfirmasi validitas dari suatu pengamatan atau prosedur. | Evidential (Yang berdasarkan kenyataan) | · Apa fakta untuk mendukung hal itu? · Mana datanya? |
| Logis | · Mana buktinya? · Apa alasannya? | ||
| Epistemologis | · Apa ini dikenal? · Bagaimana ini dikenal? | ||
| 7. | Pertanyaan Heuristik Penanya bermaksud memberikan stimulus untuk melakukan percobaan | spekulatif | · Apa yang akan terjadi jika? · Apa yang dapat terjadi jika? |
| Penyelidikan (Investigatif) | · Bagaimana kita bisa menemukannya? | ||
| 8. | Pertanyaan Evaluasional Penanya berupaya untuk menentukan kesimpulan. | Normatif | · Apakah ada gunanya? · Bagaimana baiknya? |
| Signifikan | · Apa bedanya? · Jadi apa? |
b. Pertanyaan yang diarahkan pada siswa
Pertanyaan jenis ini digunakan untuk memperoleh tanggapan pribadi dari siswa. Pertanyaan ini terdiri atas : 1) pertanyaan konseptual yang berkaitan dengan makna, 2) pertanyaan purposif yang terkait dengan tujuan, 3) pertanyaan kognitif yang terkait dengan kegiatan berpikir , 4) pertanyaan afektif yang terkait dengan perasaan, 5) pertanyaan evaluatif yang terkait dengan nilai-nilai , 6) Pertanyaan preferensial yang difokuskan pada suka dan tidak suka.
c. Pertanyaan retorik
Pertanyaan retorik bertujuan untuk menunjukan ekspresi diri, memperoleh pengaruh atau suatu cara untuk mendapatkan petunjuk. Pertanyaan retorik terdiri atas :
1) Pertanyaan imperatif
Contoh : Apakah Anda berhenti bicara?
2) Pertanyaan deklaratif
Contoh :Bukankah itu bagus?
3) Pertanyaan seruan
Contoh : Bagaimana mungkin Anda?
4) Pertanyaan afirmasional
Contoh : Betulkah?
d. Pertanyaan ambigu
Pertanyaan ambigu diungkpakan dengan tujuan untuk memperoleh informasi, tetapi sifat pertanyaan tidak jelas. Berikut merupakan jenis pertanyaan ambigu:
1) Petanyaan ambigu content / keambiguan siswa
Contoh :
a) Akankah Anda menjelaskan itu? (Apa atau yang penjelasan?)
b) Bagaimana kita melakukannya? (Apa atau yang prosedur?)
c) Apakah ada pertanyaan? (Tentang apa? Siapa pertanyaan?)
2) Pertanyaan semantik
Contoh :
a) Apa masalah Anda?
b) Di mana Anda lahir? (Dalam gudang?)
c) Bagaimana kau bisa di sini? (Meskipun jendela sudah terbuka?)
sumber: www.phy.ilstu.edu/pte/publications/engaging_students.pdf
Langganan:
Postingan (Atom)
Entri Populer
-
Keterampilan bertanya merupakan keterampilan dalam membuat pertanyaan baik dalam bentuk lisan maupun tulisan. keterampilan ini merupakan k...
-
aku tak tahu akan terlahir menjadi seorang guru tapi bukankah semua orang adalah guru? aku hanya meminta kepada Allah untuk memberiku kesab...
-
Sudah cukup umur? sudah ingin menikah? single? GALAU? Mungkin salah satu dari pertanyaan di atas bagi beberapa orang cukup menohok hati d...
-
S.Pd, bukan dr bukan pula S.Psi, bukan juga S.Si dr ITB atau IPB atau UI., tapi hanyalah S.Pd Itulah tiga kata yang kini menempel pada uju...
-
Educate_zi 1 04 september 2012 Aslinya gue ga nyangka ... Kalau buku pendidikan yang gue beli adalah buku karangan syaikh Muhammad...
-
deziasoncreation: notes:guru baru : "Add caption Ketika aku mengajar biologi tentang pewarisan sifat hukum Mendell. Jika gen yang domi...
-
Ga sengaja nemu buku judulnya: DE ONTWIKKELINGSGANG DER HISTORIE Kweekschooluitgave Geïllustreerd beknopte algemeene en vaderlansc...
